Advertorial Bisnis Online

Tampilkan postingan dengan label bantuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bantuan. Tampilkan semua postingan

Parkir Mobil Inap Bandara Juanda

1 komentar:
Pembaca lagi mencari info tarif parkir inap mobil dan tips aman parkir inap mobil di bandara juanda? Simak tulisan semi curcol berikut :D.


September 2016 penulis kebetulan memiliki kesempatan untuk mengambil cuti. Alhamdulillah berhubung dana sudah mencukupi, penulis memutuskan mengajak keluarga untuk pergi ke Mataram dengan dalih bertemu saudara sambil liburan. Kami mengambil jadwal cuti sehingga bisa berlibur selama 5 hari di Mataram dengan catatan jumat malam harus berangkat segera ke bandara sehingga sabtu pagi petualang berlibur di mataram bisa segera dimulai.

Tantangan petualangan pertama ternyata ada di akomodasi. Pilihan kami dari rumah ke bandara sebetulnya banyak yaitu : Mobil Pribadi, Taxi Offline, Uber Taxi dsb -- saya belum tau grab sudah atau belum di surabaya saat liburan kali ini, dan Gojek tidak jadi pilihan karena barang saya banyak dan bawa keluarga, jadi gak mungkin pesen 4 gojek ke bandara --

Saya memilih berangkat ke bandara menggunakan mobil, alasannya jelas saya tidak perlu menunggu taxi datang karena umumnya armada taxi selalu kesulitan mencari rumah saya, walau sudah berkali-kali saya menggunakan jasa mereka (gak perlu sebut merek ya). Sedangkan Uber, belum pernah saya coba untuk jemput di rumah dan lagi saat itu lagi jadwal padat, pasti naik uber biayanya berlipat - lipat.

Nah sebelum menggunakan mobil saya sudah browsing duluan, dimana harus parkir dan berapa biaya parkir inap di bandara juanda. Alhasil berbekal pengalaman googling, kini saya bisa bercerita kepada pembaca sekalian.







Tarif Parkir Inap di Bandara Juanda Sangat murah!

Pada Teminal 1, parkir inap untuk mobil hanya sebesar Rp. 30.000,- biaya parkir inap mobil di bandara juanda dibayar pada saat kita keluar dari lokasi juanda. Ceritanya saya masuk hari jumat sekitar pukul 19.00 WIB dan keluar harus rabu sekitar pukul 17.00 hanya membayar Rp. 150.000.

Bayangkan biaya yang harus saya keluarkan bila menggunakan taxi dari rumah (sepertinya sekitar Rp. 100rb) ditambah biaya taxi dari bandara ke rumah (kira2 sebesar Rp. 180.000). Ini berarti saya bisa menghemat Rp. 130rb bukan? Cukup murah dibanding harus menunggu taxi dan mencari taxi dibandara (dari segi waktu)

Sebetulnya tarif parkir di juanda dihitung perjam, dengan perhitungan bila parkir diatas 12 jam dihitung maximal 30rb (selama 24 jam). Ilustrasinya begini :

Masuk Parkir : Jumat 19.00 WIB
Keluar Parkir : Rabu 17.00 WIB

Lama Parkir Inap : 4 hari (sabtu, minggu, senin, selasa)
Kelebihan parkir : Rabu pukul 17.00 ==> 22 Jam

Total Parkir : 04 hari + 22 jam, karena 22 jam lebih dari 12 jam, maka dibulatkan ke max biaya parkir hari itu yaitu 30rb sehingga biaya parkir inap di juanda menjadi 150rb. -- kalau kurang jelas tanya aja ya --


Cari Tempat Parkir Yang Aman

Sebetulnya semua parkir mobil di bandara juanda aman, namun saya pribadi memilih lokasi yang berdekatan dengan mobil lain yang juga parkir inap. Cirinya adalah mobil tersebut selalu ditutupi cover mobil. Ciri dimana pemilik meninggalkan mobil namun tidak ingin mobilnya kepanasan. Sudah pasti parkir inap juga di terminal 1 juanda ini!

Kalau di Terminal 1 Bandara Juanda, spot favorit untuk parkir inap mobil adalah di area parkir depan Terminal 1A (dulu dipakai garuda) dimana ada pembatas berupa pagar kawat. Nah disitu rata pemilik mobil meninggalkan mobilnya untuk parkir inap dengan ciri di tutup cover mobil agar tidak kepanasan. 

Lokasi tersebut sangat dekat dengan pintu keluar parkir mobil dari ujung lain (selain pintu keluar dekat masjid bandara) dimana pintu ini sering dijaga oleh petugas setempat dan termasuk ramai karena dipakai parkir mobil KAHA.


Gunakan Cover Mobil

Pembaca tidak ingin donk mobilnya kepanasan. Ingin cari irit namun cat mobil rusak karena kepanasan? jatuhnya malah lebih mahal. Jadi jangan lupa pasang cover mobil saat parkir inap di bandara. Tanpa item satu ini pasti deh liburan jadi kepikiran si mobil tersayang. 

Cover Mobil selain untuk melindungi mobil dari panas, juga sebagai tanda kepada penjaga parkir bahwa mobil kita termasuk kategori parkir inap mobil sehingga diperlakukan khusus. Dalam kasus saya, cover mobil saya malah hampir lepas. Alhamdulillah ada orang yang berbaik hati mengikat cover mobil saya di bagian spion kanan dan kiri sehingga cover mobil tidak lepas.


Datanglah lebih awal.

Mencari parkir inap mobil yang aman ternyata cukup seru, spot dengan pagar kawat biasanya sudah penuh. yang bisa kita lakukan adalah parkir di dekat spot tersebut. Dalam kondisi ramai, biasanya parkir bandara juga antri. Ada baiknya kita datang lebih awal agar tidak terburu-buru. Jangan sampai ada tas untuk berlibur yang tertinggal di mobil hanya karena kita terburu-buru.

Lokasi parkir inap mobil di bandara juanda cukup jauh dari tempat checkin maskapai penerbangan. datang lebih awal memberi kesempatan bagi kita (terutama bila membawa keluarga -- anak kecil --) untuk berjalan dengan tidak tergesa-gesa ke tempat keberangkatan pesawat. Ingat, kita juga masih harus menutup mobil dengan cover mobil hehe


Masih ada pertanyaan seputar parkir inap mobil di bandara juanda? Jangan ragu, tanyakan saja di kotak komentar

PNPM Mandiri Perdesaan

Tidak ada komentar:



Hi pembaca pusat informasi, mohon maaf kali ini agak melenceng ya tidak melulu menulis tentang bisnis online, tetapi membahas salah satu program pemerintah yang bernama PNPM Mandiri Perdesaan.

Pengertian PNPM Mandiri Perdesaan

Anda mungkin sebelumnya pernah mengetahui program PNPM yang muncul terlebih dahulu sebelum PNPM Mandiri Perdesaan. Iya betul PNPM Mandiri Perdesaan sebetulnya sama juga dengan PNPM Mandiri perkotaan. Yang membedakan hanya konsentrasi dari lokasi bantuan yaitu daerah rural/desa. Kalau menurut situs aslinya, yang dimaksud dengan PNPM Mandiri Perdesaan PNPM-Perdesaan atau Rural PNPM) merupakan salah satu mekanisme program pemberdayaan masyarakat yang digunakan PNPM Mandiri dalam upaya mempercepat penanggulangan kemiskinan dan perluasan kesempatan kerja di wilayah perdesaan. PNPM Mandiri Perdesaan mengadopsi sepenuhnya mekanisme dan prosedur Program Pengembangan Kecamatan (PPK) yang telah dilaksanakan sejak 1998. PNPM Mandiri sendiri dikukuhkan secara resmi oleh Presiden RI pada 30 April 2007 di Kota Palu, Sulawesi Tengah.


Program pemberdayaan masyarakat ini dapat dikatakan sebagai program pemberdayaan masyarakat terbesar di tanah air. Dalam pelaksanaannya, program ini memusatkan kegiatan bagi masyarakat Indonesia paling miskin di wilayah perdesaan. Program ini menyediakan fasilitasi pemberdayaan masyarakat/ kelembagaan lokal, pendampingan, pelatihan, serta dana Bantuan Langsung untuk Masyarakat (BLM) kepada masyarakat secara langsung. Besaran dana BLM yang dialokasikan sebesar Rp750 juta sampai Rp3 miliar per kecamatan, tergantung jumlah penduduk.

Dalam PNPM Mandiri Perdesaan, seluruh anggota masyarakat diajak terlibat dalam setiap tahapan kegiatan secara partisipatif, mulai dari proses perencanaan, pengambilan keputusan dalam penggunaan dan pengelolaan dana sesuai kebutuhan paling prioritas di desanya, sampai pada pelaksanaan kegiatan dan pelestariannya.

Pelaksanaan PNPM Mandiri Perdesaan berada di bawah binaan Direktorat Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Departemen Dalam Negeri. Program ini didukung dengan pembiayaan yang berasal dari alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dana hibah dari sejumlah lembaga pemberi bantuan dibawah koordinasi Bank Dunia.