Advertorial Bisnis Online

Parkir Inap Motor T1 Bandara Juanda

Tidak ada komentar:

Selamat bertraveling rekans Pembaca,

Saat ini penulis ingin berbagi cerita mengenai Parkir Inap Motor di Terminal 1 Bandara Juanda dan bagaimana cara parkir motor yang aman di T1 Bandara Juanda

Hampir sama dengan pengalaman parkir inap mobil di bandara juanda, parkir inap motor ternyata juga dilayani di bandara juanda terminal 1 -- penulis belum pernah parkir inap di terminal2 bandara juanda --.

Tata cara parkir inap motor di Bandara Juanda agak berbeda dengan parkir inap mobil. Bila parkir inap mobil kita membayar seluruh biaya parkir saat keluar. Berbeda dengan parkir inap mobil, bila menggunakan motor kita diwajibkan membayar pada petugas pemeriksa tiket parkir di dalam area parkir juanda. Singkatnya alur parkirnya adalah sbb :

  1. Mengambil Tiket Parkir Motor di Pintu Masuk (lewat robot)
  2. Memasuki Parkir Motor 
  3. Simpan Motor di Tempat Parkir
  4. Keluar dari Parkir Motor
  5. Membayar Biaya Parkir di Pintu Keluar
Nah disini yang berbeda adalah seolah - olah ada dua pos yang dilewati parkir motor. Pos pertama adalah tempat kita mengambil karcis parkir dari robot tiket parkir pada awal masuk bandara. Pos kedua adalah lokasi parkir itu sendiri.

Masuk lokasi parkir akan ada beberapa petugas yang memeriksa STNK (tertulis juga bila tidak membawa STNK harap lapor) -- mungkin bisa mengisi buku laporan tidak bawa STNK yang disediakan --, bila membawa STNK boleh langsung parkir.

Seperti biasa, bila memang kita ingin parkir inap sepeda motor, parkirlah motor kita di dekat motor lain yang juga ikut parkir inap, cirinya ya motor tersebut ditutupi cover motor. Bila mau lebih yakin, tanyakan petugas tadi, dimana parkir inap motor biasanya. Mereka akan mengarahkan lokasi terdekat dengan pos jaga, alasannya yang pasti lebih mudah menjaga motor di dekat pos jaga bukan?

Nah setelah tempat parkir sebaiknya bawa juga cover motor, selain agar motor tidak kepanasan, juga sebagai sinyal otomatis kepada penjaga bahwa motor kita ikut parkir inap di hari itu sehingga kalau ada yang mendekati motor tanpa membuka cover pasti mencurigakan.

Balik ke urusan parkir inap motor, jangan sampai hilang karcisnya ya, langsung masukkan atau jadikan satu dengan STNK. Selain agar aman, jadi satu juga bila ilang STNK gak akan bisa keluar motornya hehehe.

Sepulang dari Traveling, tugas kantor atau liburan, langsung deh ke sepeda motor pujaan hati, lepas cover motor, siapin tiket dan bersiap pulang.

Tahap pertama yang akan pembaca temui adalah pemeriksaan karcis parkir di pos penjagaan lokasi parkir. Dia akan meminta STNK dan karcis parkir. Setelah membaca karcis parkir, akan ditentukan biaya inap yang harus dibayar yaitu Rp. 5.000 per malan.

Setelah membayar biaya inap sesuai jumlah hari (misal 2 hari ya 10rb) kita masih harus membayar biaya parkir di hari itu sebesar Rp. 2.000 di pintu keluar juanda.

Gampang kan? Daripada naik taxi ke bandara, mending naik motor ke bandara. udah irit, gak pake nunggu taxi lagi. Ingat waktu adalah uang! Kalau masih ada yang belum jelas seputar parkir inap motor di terminal 1 bandara juanda, tanyakan saja di kotak komentar.

Parkir Mobil Inap Bandara Juanda

Tidak ada komentar:
Pembaca lagi mencari info tarif parkir inap mobil dan tips aman parkir inap mobil di bandara juanda? Simak tulisan semi curcol berikut :D.


September 2016 penulis kebetulan memiliki kesempatan untuk mengambil cuti. Alhamdulillah berhubung dana sudah mencukupi, penulis memutuskan mengajak keluarga untuk pergi ke Mataram dengan dalih bertemu saudara sambil liburan. Kami mengambil jadwal cuti sehingga bisa berlibur selama 5 hari di Mataram dengan catatan jumat malam harus berangkat segera ke bandara sehingga sabtu pagi petualang berlibur di mataram bisa segera dimulai.

Tantangan petualangan pertama ternyata ada di akomodasi. Pilihan kami dari rumah ke bandara sebetulnya banyak yaitu : Mobil Pribadi, Taxi Offline, Uber Taxi dsb -- saya belum tau grab sudah atau belum di surabaya saat liburan kali ini, dan Gojek tidak jadi pilihan karena barang saya banyak dan bawa keluarga, jadi gak mungkin pesen 4 gojek ke bandara --

Saya memilih berangkat ke bandara menggunakan mobil, alasannya jelas saya tidak perlu menunggu taxi datang karena umumnya armada taxi selalu kesulitan mencari rumah saya, walau sudah berkali-kali saya menggunakan jasa mereka (gak perlu sebut merek ya). Sedangkan Uber, belum pernah saya coba untuk jemput di rumah dan lagi saat itu lagi jadwal padat, pasti naik uber biayanya berlipat - lipat.

Nah sebelum menggunakan mobil saya sudah browsing duluan, dimana harus parkir dan berapa biaya parkir inap di bandara juanda. Alhasil berbekal pengalaman googling, kini saya bisa bercerita kepada pembaca sekalian.



Pada Teminal 1, parkir inap untuk mobil hanya sebesar Rp. 30.000,- biaya parkir inap mobil di bandara juanda dibayar pada saat kita keluar dari lokasi juanda. Ceritanya saya masuk hari jumat sekitar pukul 19.00 WIB dan keluar harus rabu sekitar pukul 17.00 hanya membayar Rp. 150.000.

Bayangkan biaya yang harus saya keluarkan bila menggunakan taxi dari rumah (sepertinya sekitar Rp. 100rb) ditambah biaya taxi dari bandara ke rumah (kira2 sebesar Rp. 180.000). Ini berarti saya bisa menghemat Rp. 130rb bukan? Cukup murah dibanding harus menunggu taxi dan mencari taxi dibandara (dari segi waktu)

Sebetulnya tarif parkir di juanda dihitung perjam, dengan perhitungan bila parkir diatas 12 jam dihitung maximal 30rb (selama 24 jam). Ilustrasinya begini :

Masuk Parkir : Jumat 19.00 WIB
Keluar Parkir : Rabu 17.00 WIB

Lama Parkir Inap : 4 hari (sabtu, minggu, senin, selasa)
Kelebihan parkir : Rabu pukul 17.00 ==> 22 Jam

Total Parkir : 04 hari + 22 jam, karena 22 jam lebih dari 12 jam, maka dibulatkan ke max biaya parkir hari itu yaitu 30rb sehingga biaya parkir inap di juanda menjadi 150rb. -- kalau kurang jelas tanya aja ya --


Cari Tempat Parkir Yang Aman

Sebetulnya semua parkir mobil di bandara juanda aman, namun saya pribadi memilih lokasi yang berdekatan dengan mobil lain yang juga parkir inap. Cirinya adalah mobil tersebut selalu ditutupi cover mobil. Ciri dimana pemilik meninggalkan mobil namun tidak ingin mobilnya kepanasan. Sudah pasti parkir inap juga di terminal 1 juanda ini!

Kalau di Terminal 1 Bandara Juanda, spot favorit untuk parkir inap mobil adalah di area parkir depan Terminal 1A (dulu dipakai garuda) dimana ada pembatas berupa pagar kawat. Nah disitu rata pemilik mobil meninggalkan mobilnya untuk parkir inap dengan ciri di tutup cover mobil agar tidak kepanasan. 

Lokasi tersebut sangat dekat dengan pintu keluar parkir mobil dari ujung lain (selain pintu keluar dekat masjid bandara) dimana pintu ini sering dijaga oleh petugas setempat dan termasuk ramai karena dipakai parkir mobil KAHA.


Gunakan Cover Mobil

Pembaca tidak ingin donk mobilnya kepanasan. Ingin cari irit namun cat mobil rusak karena kepanasan? jatuhnya malah lebih mahal. Jadi jangan lupa pasang cover mobil saat parkir inap di bandara. Tanpa item satu ini pasti deh liburan jadi kepikiran si mobil tersayang. 

Cover Mobil selain untuk melindungi mobil dari panas, juga sebagai tanda kepada penjaga parkir bahwa mobil kita termasuk kategori parkir inap mobil sehingga diperlakukan khusus. Dalam kasus saya, cover mobil saya malah hampir lepas. Alhamdulillah ada orang yang berbaik hati mengikat cover mobil saya di bagian spion kanan dan kiri sehingga cover mobil tidak lepas.


Datanglah lebih awal.

Mencari parkir inap mobil yang aman ternyata cukup seru, spot dengan pagar kawat biasanya sudah penuh. yang bisa kita lakukan adalah parkir di dekat spot tersebut. Dalam kondisi ramai, biasanya parkir bandara juga antri. Ada baiknya kita datang lebih awal agar tidak terburu-buru. Jangan sampai ada tas untuk berlibur yang tertinggal di mobil hanya karena kita terburu-buru.

Lokasi parkir inap mobil di bandara juanda cukup jauh dari tempat checkin maskapai penerbangan. datang lebih awal memberi kesempatan bagi kita (terutama bila membawa keluarga -- anak kecil --) untuk berjalan dengan tidak tergesa-gesa ke tempat keberangkatan pesawat. Ingat, kita juga masih harus menutup mobil dengan cover mobil hehe


Masih ada pertanyaan seputar parkir inap mobil di bandara juanda? Jangan ragu, tanyakan saja di kotak komentar

Cara Aman Belanja Online

Tidak ada komentar:
Salam belanja online buat pembaca pusat informasi,

Kalau saat ini lagi semangat belanja online, sama banget deh sama penulis! Bukan curcol ya namun belanja online ternyata lebih seru daripada harus mencari di toko offline dan membandingkan banyak toko dengan berjalan. Bagi orang tua dengan dua anak, hal ini sangat merepotkan. 

Melalui belanja online waktu kita tidak terbuang untuk mencari harga termurah di satu toko secara offline. Melalui belanja online pulalah kita mengetahui spek barang dan dapat bertanya langsung kepada penjual tanpa gangguan anak yang merengek minta mainan misalnya hehehe. Melalui belanja online pula, kita punya waktu lebih untuk melakukan hal lain selain belanja di mall seperti bertualang bersama keluarga. "Mungkin ini juga sebabnya gerai indomaret dan alfamart juga menawarkan fitur belanja online dan layanan antar gratis".

Kembali ke judul blog yaitu cara aman belanja online, bisa dipastikan ada juga tempat belanja online yang sifatnya kurang aman, tidak aman atau bahkan tempat belanja online yang bersifat scam atau tipu menipu. Hal ini meluas tidak hanya berupa barang namun juga layanan traveling murah secara online misalnya. Sebagai C-Generation (generasi yang terkoneksi -- dengan internet -- ) seharusnya kita selalu selektif dan hanya berbelanja online secara aman.

Tips Aman Belanja Online menurut Pusat Informasi adalah sbb :


Belanja Pada Situs Jual Beli Resmi

Saat ini sangat banyak situs jual beli yang menawarkan layanan belanja online seperti : Tokopedia, Bukalapak, Lazada, Blibli, Dinomarket, MatahariMall, Kaskus FJB dsb. Untuk belanja online barang bekas yang banyak dipakai rekan penulis adalah OLX maupun kaskus FJB.

Apakah belanja online di situs resmi selalu aman?

Ini pertanyaan yang bagus! Jawabannya adalah tidak semua belanja online di situs resmi selalu aman.  Minimal situs yang resmi memiliki identitas yang jelas seperti sewa domain dan reputasi situs belanja online itu sendiri. Ini seperti sebuah toko yang memiliki stand sendiri, bukan toko yang sifatnya openbooth (tanpa stand) kalau di mall, karena mungkin sifatnya hanya pameran >.<


Curigai selalu Situs Belanja Online yang terlihat aneh atau berasal dari link email.

Kalau pembaca pernah mengenal istilah "phising" di Internet, maka tentunya sudah paham ada beberapa situs yang telihat asli namun bukan situs yang asli. Misalnya begini, saya (anggep saja penulis lagi berkhayal untuk berbuat jahat -- astaghfirullah --) membuat situs palsu dengan nama klikabc.com yang super mirip dengan situs resmi internet banking BCA yaitu klikbca.com.

Tujuan saya membuat situs klikabc.com adalah menyimpan userid dan password yang diberikan oleh korban lalu meneruskan userid dan password tersebut kepada klikbca.com yang asli sehingga korban tidak tahu bahwa saya sedang merekam userid dan passwordnya.

Pada saat input token, saya juga akan membuat situs klikabc.com tersebut menerima token namun tidak meneruskan transaksi yang diinginkan oleh korban ke klikbca.com. Namun yang saya lakukan adalah menyimpan userid, password dan token yang telah diinputkan lalu saya akan menampilkan pesan error agar korban mengulang transaksi sehingga saya akan mendapatkan token yang baru terus dan terus.

Pada saat yang hampir bersamaan bisa saja saya melakukan transaksi sebenarnya dengan userid, password dan token yang sudah di dapat ke situs resmi klikbca dan tentunya transaksinya adalah transaksi yang menguntungkan saya ^.^  -- semoga saja tidak perlu saya lakukan kejahatan seperti itu, aamiin --

Situs Phising biasanya berasal dari iklan aneh saat kita mendownload sesuatu, iklan berantai yang meminta kita menunggu sekian detik atau justru email yang meminta kita melakukan reset password karena ada kesalahan data dsb. Hati - hati ya pembaca.


Gunakan Rekening Bersama

Apa sih rekening bersama itu? Rekening bersama adalah sifat jual beli dimana ada perantara antara penjual dan pembeli. Pada kita selaku pembeli berbelanja online di Tokopedia misalnya, maka uang yang kita bayar akan masuk dulu ke rekening tokopedia, bukan rekening penjual. Penjual lalu menerima pesanan dan konfirmasi pembayaran dari pembeli. 

Atas dasar info dari tokopedia, penjual akan mengirimkan barang dan mengupload bukti kirim ke tokopedia. Setelah barang diterima, kurir yang dipilih oleh pembeli dan penjual (di tokopedia) akan memberikan status "terkirim". Berdasarkan status terkirim tersebut tokopedia akan memindahkan uang yang ditransfer pembeli dari rekening tokopedia ke rekening penjual.

Rekening bersama banyak ditemui pada toko online seperti Tokopedia, BukaLapak, Lazada maupun Kaskus FJB. Rekening bersama tidak ada di layanan jual beli online barang bekas seperti OLX. Karena itulah demi kenyamanan dan keamanan bersama, OLX selalu memberi peringatan bahwa cara terbaik untuk bertransaksi adalah dengan cara bertemu (COD-an) -- Cash on Delivery --


Rekam Selalu Paket Yang Dibuka

Salah satu hal penting untuk meningkatkan kemanan dalam berbelanja online bagi penjual dan pembeli adalah dengan cara merekam proses packing barang yang akan dikirim (bagi penjual online) dan barang yang dibuka (bagi pembeli online). Salah satu dispute yang sering terjadi pada penipuan belanja online adalah si pembeli telah menerima paket namun paket yang diterima kosong atau tidak berisi benda yang dipesan.

Penjual tentunya dapat melindungi dirinya dan nama toko onlinenya (baca : reputasi) apabila dia bisa membuktikan bahwa dia telah benar mengirim barang yang dimaksud melalui rekaman atau foto.

Kenapa penulis menyampaikan hal ini, pengalaman dari situs online seperti aliexpress (berasal dari china) yang mampu mengirim ke banyak negara free ongkir, iya benar FREE Ongkir! ternyata banyak disalah gunakan oleh warga china sana untuk melakukan scam. Tenang, penulis akan membagikan informasi Cara Aman Belanja Online dari AliExpress pada kesempatan yang lain.

Contoh lain kenapa paket yang dibuka harus direkam adalah sbb : Misal kita sedang berbelanja online dengan item langka "Ikan Koi Blitar" dan harus dikirim ke Jakarta. sebagai penjual tentunya kita sudah mengetahui dan paham bahwa ikan koi dikirim dari surabaya via kereta dan akan sampai di jakarta sekitar 12 jam berikutnya.

Pembeli harus merekam pembukaan paket mulai dari paket diterima hingga ikan dikeluarkan dengan tujuan bila ikan yang dikirim dalam keadaan mati, pembeli dapat melakukan klaim dan penjual akan memberikan ganti rugi.


Bagaimana sudah terbayang ya apa saja yang harus dilakukan untuk berbelanja online dengan aman? Bila pembaca suka tips aman berbelanja online dari kami, boleh di share ke teman lain ya di sosmed, hitung - hitung membantu teman  agar tidak terjebak dengan tipuan belanja online ^.^

Membersihkan AC sendiri

Tidak ada komentar:
Salam sukses pembaca pusat informasi, pernahkah pembaca merasa ac rumah menjadi tidak sedingin sewaktu pertama membeli dulu? Bila ini terjadi mungkin sekarang sudah waktunya melakukan perawatan/servis AC.

Kalau pembaca memutuskan memanggil tukang service ac tidak apa apa namun tetap diawasi pekerjaannya jangan sampai dia mencari kelengahan dan melakukan kerusakan atau pembocoran ac agar biaya kita keluar lebih banyak seperti membuang freon atau merusak kabel ac.

Bila anda ingin meraeat ac sendiri langkahnya cukup mudah dan hanya memerlukan beberapa perlengkapan sederhana seperti
  1. Tangga
  2. Sabun
  3. Air
  4. Keberanian
Ac umumnya disimpan diatas agar udara rata mengenai seluruh ruangan bukan? Nah untuk membersihkan AC tentunya kita perlu tangga.

Setelah naik tangga cobalah cari mekanis yntuk membuka tutup atas AC. Umumnya bisa terbuka dengan mudah karena memang dirancang agar perawatannya mudah 

Setelah terbuka ambilah dengan hati hati filter uudara yang melindungi sirip ac. Inilah biang kerok kenapa AC tidak dingin, filter udara tertutup dengan debu tebal sehingga udara ruangan tidak mudah masuk ke AC dan di hembuskan kembali dengan lebih dingin 

Setelah filter AC diambil basahi dengan air atay semprot dengan selang dari arah dalam keluar. Debu tebal akan terdorong sehingga tempelan debu di filter udara menipis

Selanjutnya bersihkan filter udara menggunakan air dan sabun hingga bersih. Bilas dan keringkan filter udara tersebut. Jangan gunakan tisu karena serpihan tisu dapat menempel di filter udara dan memperburuk sirkulasi di dalam AC nanti 

Setelah kering pasang kembali filter udara dan AC siap digunakan dengan kinerja yang lebih baik :D