Advertorial Bisnis Online

Asuransi Mikro - KKM (AM-KKM)

Setelah mendapat ijin resmi dari OJK, Agen Brilink sekarang diperbolehkan untuk memasarkan produk Asuransi Mikro - Kecelakaan Kesehatan dan Meninggal dunia atau yang sering disingkat dengan nama AM-KKM. Apa saja manfaat dan berapa biaya premi dari asuransi tersebut ?

AM-KKM sendiri adalah sinergi dari beberapa perusahaan besar seperti BRI, PT Bringin Jiwa Sejahtera (BRIngin Life) sebagai Ketua Konsorsium, PT Asuransi Bringin Sejahtera Artamakmur (BSAM) dan PT AJ Jiwasraya. Tujuan diluncurkannya produk AM-KKM sendiri adalah untuk melindungi nasabah mikro dengan produk asuransi yang terjangkau.

Berdasarkan situs resmi BRIngin Life, didapat informasi sebagai berikut :

Ketentuan
  1. Minimum usia peserta adalah 18 tahun dan maksimum 59 tahun.
  2. Premi dibayarkan sekaligus / tunggal oleh Tertanggung.
  3. Masa asuransi adalah 1 tahun.
Syarat Kepesertaan
  1. Mengisi bukti kepesertaan.
  2. Fotocopy KTP/SIM.
  3. Bukti transfer premi.
Pembayaran Premi
  1. Peserta asuransi Rp. 50.000,- ( lima puluh ribu ).
  2. Pasangan suami / istri Rp. 90.000,- ( sembilan puluh ribu )
Cukup terjangkau bukan besaran premi yang harus dibayarkan ? Untuk kepesertaan tunggal sebesar Rp. 50.000 per tahun setara dengan Rp. 4.166 per bulan atau hanya sebesar Rp. 138 per hari. Pertanyaan selanjutnya mungkin adalah bagaimana dengan pengajuan klaim ? 

Apabila terjadi resiko pada masa kepesertaan asuransi, nasabah mikro atau ahli warisnya dapat mengajukan klaim AM-KKM  dengan membawa dokumen
  1. Asli Formulis Klaim (Form KKM-02)
  2. Asli / Fotocopy Bukti Kepesertaan (Form KKM-02)
  3. Fotocopy Buku Tabungan Simpedes BANK BRI
  4. Dokumen yang sesuai jenis
Untuk itulah, bukti kepesertaan AM-KKM sebaiknya disimpan dengan rapi oleh peserta AM-KKM sehingga tidak muncul kesulitan saat mengajukan klaim di kemudian hari.

Nah Agen Brilink yang ingin memasarkan AM-KKM tentunya harus memiliki formulir kepesertaan yang nantinya akan disimpan oleh peserta AM-KKM. Setelah itu transaksi pendaftaran AM-KKM dapat dilakukan dengan menggunakan EDC Brilink dengan premi Rp. 50.000 per orang atau Rp. 90.000 untuk pasangan.

Adapun tabel manfaat yang diterima bila terjadi resiko adalah sebagai berikut :

Manfaat KKM
  1. Santunan Harian Rawat Inap Rumah Sakit ( @ Rp. 100.000,-/hari, maksimal 90 hari )
  2. Penggantian Biaya Operasi ( maksimal Rp. 2.500.000,- untuk semua tindakan operasi )
  3. Santunan Meninggal Dunia Karena Kecelakaan ( maksimal Rp. 19.500.000,- )
  4. Santunan Meninggal Dunia Karena Sakit ( maksimal Rp. 2.500.000,- )
  5. Santunan Cacat Tetap Akibat Kecelakaan ( maksimal Rp. 5.000.000,- ) 
Bagaimana ? Sudah cukup jelas bukan? bila masih ada pertanyaan terkait AM-KKM boleh disampaikan di kotak komentar. Salam sukses dari pusat informasi!

4 komentar:

  1. Terkait cicilan yang belum lunas jika nasabah meninggal, apakah ditnggung oleh asuransi KKM

    BalasHapus
    Balasan
    1. cicilan sepertinya tidak termasuk resiko yang ditanggung oleh AM - KKM

      Hapus
  2. Mohon info yang lebih detail lagi. Untuk santunan rawat inap max 90 hari. Apakah biayanya bisa lgsg dicover oleh Asuransi AM KKM ? Atau dari pihak keluarga yg Sakit mengeluarkan biaya pribadi terlebih dahulu. Baru pihak asuransi mengganti biaya yg tlh di keluarkan..??

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut tulisan Jiwasraya prosesnya adalah klaim dimana kita membayar dulu. Tulisan lengkapnya sbb :

      Dalam proses klaim, BRI juga memberikan kemudahan, nasabah cukup melampirkan kwitansi pembayaran asli atau fotokopi yang telah dilegalisir dari rumah sakit, klinik, puskesmas, atau praktek berizin dari Kementerian Kesehatan.


      sumber :
      https://www.jiwasraya.co.id/id/berita/berita-asuransi/bri-tawarkan-asuransi-murah-premi-hanya-rp-50000tahun

      Hapus

Punya pendapat yang berbeda?
Ingin bertanya lebih lanjut?

Kami sangat berterima kasih bila anda berkenan untuk menuliskan beberapa patah kata di kotak komentar kami

:: klikmenurutsaya ::