Advertorial Bisnis Online

Sulit Diet? Ini Sebabnya




Memiliki bentuk tubuh yang bagus dan indah tentunya menjadi dambaan bagi semua orang baik pria ataupun wanita. Bagi beberapa orang melakukan diet bisa jadi salah satu hal yang sangat berat untuk dilakukan.

Bahkan setelah melakukan berbagai cara untuk diet, tetap saja berat badan tidak turun. Apabila turun mungkin dalam waktu sebentar dapat kembali naik.

Faktor gizi yang tidak seimbang serta pola hidup kurang sehat memang menjadi hal penting yang menyebabkan tidak berhasilnya usaha seseorang untuk menurunkan berat badan / diet. Faktor lain yang menyebabkan tidak berasilnya usaha kita untuk menurunkan berat badan / diet adalah faktor genetik diantaranya :


Metabolisme Istirahat Rendah dan Efisiensi Metabolisme Tinggi

Pada orang dengan tingkat metabolisme istirahat rendah tubuh menghabiskan kalori lebih sedikit. Bila ini dikombinasikan dengan efisiensi metabolisme tinggi dimana kalori terbakar lebih sedikit saat bergerak maka orang tersebut tentunya akan sulit menurunkan berat badan.


Jenis Kelamin Perempuan

Menurut beberapa ahli kesehatan, perempuan memang memiliki persentase lemak tubuh yang lebih tinggi dibanding laki-laki. Perempuan juga menyimpan berat badan berlebih di pinggul, kaki dan bokong.

Berbeda dengan perempuan, laki-laki memiliki lebih banyak otot untuk membakar kalori dibanding jaringan lemak.

Disamping itu, perempuan dikenal cukup lemah menahan rasa lapar sehingga keinginan untuk makan memang jauh lebih besar dibanding laki-laki.


Olahraga

Menurut penelitian 25-50 persen dari seluruh manusia sangat menyukai olah raga dan hal tersebut memang dipengaruhi secara genetik.

Ibu Konsumsi Makanan Tinggi Lemak Saat Hamil

Umumnya ibu hamil mengkonsumsi makanan tinggi lemak. Hal ini dapat mempengaruhi pembentukan sel lemak yang lebih cepat, bahkan pada mereka yang lebih kurus.


Respons Rasa Lapar, Kepuasan dan Stres

Bagi beberapa orang rasa stress terkadang ditekan dengan makan. Namun demikian bukan hanya hal ini yang penulis ingin kemukakan. Faktor genetik ternyata mempengaruhi tingkat kepuasan seseorang yang dapat berwujud pada kombinasi rasa kenyang, rasa stress dsb.

Perbedaan dalam menghadapi rasa lapar dan stress adalah poin penting yang menentukan apakah seseorang akan kelebihan berat badan atau tidak.
Secara genetik ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi jumlah hormon dan peptida yang diproduksi oleh usus, otak dan sel-sel lemak. Hal inilah yang mengatur nafsu makan, lapar dan kenyang dimana hal ini bisa menyebabkan seseorang sulit untuk menurunkan berat badan.


Kurang Tidur

Mereka yang kurang tidur umumnya memiliki sistem pencernaan yang berbeda dengan mereka yang cukup beristirahat. Hormon pencernaan yang berfungsi mengatur rasa lapar dan kenyang dapat berubah volumenya dan hal ini dapat menyebabkan rasa lapar berlebih sehingga memicu kita untuk makan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Punya pendapat yang berbeda?
Ingin bertanya lebih lanjut?

Kami sangat berterima kasih bila anda berkenan untuk menuliskan beberapa patah kata di kotak komentar kami

:: klikmenurutsaya ::