Advertorial Bisnis Online

Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri western union. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri western union. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Tips Mencairkan Western Union

Tidak ada komentar:
Masih seputar bisnis online dan google adsense, rasanya semenjak tahun 2012 penulis belum pernah sharing cara pencairan Google Adsense melalui Western Union. Sudah beberapa kali sih mencairkan namun rata-rata dicairkan di Kantor Pos dan tidak bisa di BRI Unit, apa lagi Indomaret!

Pertama mencairkan Google Adsense sudah lama banget, padahal waktu itu hanya bermodalkan fasilitas Google Search, lamanya menunggu payout minta ampun belum lagi cemooh keluarga yang menurunkan motivasi dengan kata mutiara sadis "gak mungkin bisa dibayar google!".

"Sekalinya dibayar baru deh mereka ikut jejak saya"

Lanjut ya mengenai cara mencairkan western union dari Google Adsense.

Sebetulnya pembayaran Google Adsense melalui western Union dapat dicairkan di seluruh rekanan western union di Indonesia. Ada yang berupa agen resmi berbentuk rumah (namanya juga agen), tetapi ada juga skala besar seperti Kantor Pos, Bank BRI maupun Indomaret.


Pencairan Google Adsense di Bank BRI

Di Tahun 2017 ini penulis pernah mencoba mendatangi Bank BRI namun ternyata fasilitas Western Union di Bank BRI sudah lama tidak aktif alias mereka sudah tidak melayani pembayaran dan pengiriman uang melalui Western Union. Mungkin Bank BRI sendiri mengembangkan pengiriman uang ke luar negri, begitu pikir saya ^.^


Pencairan Google Adsense di Indomaret

Western Union sebetulnya bisa dicairkan di Indomaret, terbukti banyaknya indomaret yang memampang tulisan western union segede gaban dibawah logo Indomaretnya sendiri. Namun demikian menurut pengalaman penulis, tidak semua indomaret yang memiliki stiker western union mau dan mampu mencairkan western union dari Google Adsense.

Pertama yang saya sebut mau adalah, kadang mereka tidak mau repot melayani pencairan Google Adsense lalu dengan enteng akan bilang form nya habis, Western Union sedang error dsb. Kedua yang saya sebut tidak mampu adalah belum tentu kepala toko atau tim kasir yang saat itu jaga, bisa melayani pencairan western union T.T

Saya pribadi lebih suka sesuatu yang handal, maka dari itu mulai sekarang penulis tidak mau mencairkan Google Adsense via Western Union di Indomaret ^.^


Pencairan Google Adsense di Kantor Pos

Nah ini dia pilihan handal saya untuk pencairan Google Adsense, Kantor POS! Kantor Pos sendiri buka di jam kerja. Rata-rata minggu tutup namun sabtu masih buka, lumayan cukup lah pencairan Google Adsense di hari Sabtu bagi pekerja seperti saya.

Cara pencairannya cukup mudah kok, pembaca hanya perlu membawa beberapa hal sbb :
  1. Kode MTCN (Money Transfer Control Number)
  2. Data pengirim (cukup nama dan alamat saja)
  3. Data penerima (penerima datang sendiri, tidak bisa dikuasakan)
  4. Menunjukkan kartu identitas asli yang masih berlaku (e-KTP)
  5. Menyerahkan dua lembar fotokopi e-KTP.
Setelah membawa 5 data tersebut, kita hanya perlu mengisi form dibawah ini :

gambar western union kantor pos
Form Western Union Kantor Pos (klik to enlarge)
Setelah semua terisi, petugas Kantor Pos akan memproses pemabayaran Western Union melalui aplikasi agen WU yang mereka miliki. Kita mungkin dipersilahkan menunggu sembari mereka menghitung nominal uang yang akan kita tarik. Bila nominalnya terlalu besar dan Kantor Pos tidak memiliki Cash, bisa saja permohonan pencairan kita ditolak T.T

Saran saya datang ke kantor pos agak pagi, mereka mungkin masih memiliki tunai yang kita perlukan. Bila memang kita mencairkan Google Adsense dengan nominal lebih dari $200 sebaiknya menggunakan transfer bank saja ya ^.^ Apa itu Bank Transfer, saya jelaskan di lain waktu ya hehe biar stay tune disini lah.

Western Union

74 komentar:


Pencairan Western Union

Berbeda dengan bentuk posting saya yang biasanya, kali ini saya ingin membagi pengalaman pada saat mencairkan Western Union sebagai pembayaran dari Google Adsense atau yang sekarang juga dikenal dengan AdChoices. Nah berhubung postingan ini berhubungan dengan pencairan western union, maka saya berilah judul blog kali ini dengan nama pencairan western union.

Awalnya saya bimbang setelah mencapai minimum payout Google Adsense yaitu $100,38 saya masih bertanya-tanya bisa tidak ya saya mencairkan western union, karena ada satu hal yang tidak saya sadari yaitu nama yang saya cantumkan pada account google kurang! Iya betul namanya kurang satu suku kata, nama belakang saya tidak tercantum hiks .. .. padahal nama pada KTP dan nama pada pengiriman western union harus sama (setidaknya itu yang saya baca dari blog maupun forum sebelah)

Selang 3 minggu dari akhir bulan dimana account saya mencapai minimum payment, google mengirimkan email bahwa pembayaran dari dia sedang dalam perjalan ("your payment is on its way"). Bahagialah saya, walaupun menyisakan duku bahwa namanya beda .. .. tetapi pengiriman itu tidak kunjung datang dan ini sudah mencapai hampir 2 bulan sejak Google mengirimkan email tersebut.

Setelah browsing sana sini (menggunakan HP dimalam hari pula) kemudian saya menemukan bahwa nomor PIN Western Union bisa dilihat pada payment history dengan nama MTCN (Money Transfer Control Number). Saya kemudian mencari tahu apa saja yang diperlukan untuk pencairan Western Union dan hasilnya ternyata cukup mudah. Untuk pencairan western union kita hanya diwajibkan untuk membawa/mengetahui informasi :

1. Copy Identitas (KTP/SIM)
2. Nama Pengirim ("Tentunya google inc")
3. Nomor PIN Western Union atau dikenal juga dengan MTCN
4. Alamat Pengirim

Nah berbekal handphone jadul merk Nokia ini yang memuat informasi diatas (kecuali KTP donk), saya kemudian pergi ke Kantor Pos terdekat. Berbekal sedikit kemampuan komunikasi rupanya dia bisa memahami bahwa perbedaan nama antara nama penerima western union dan KTP itu tidak masalah. Hore masalah saya teratasi!

Berhubung slip penarikan/pencairan western Union agak ribet dan sulit untuk diisi (maklum baru pertama kali) saya kemudian meminta tolong kepada petugas Kantor Pos mengenai tata cara pengisian. Dan ajaibnya ternyata cukup diisi informasi diri kita sesuai KTP, Nama Pengirim serta nomor PIN atau yang juga dikenal dengan MTCN (Money Transfer Control Number)

Menunggu sebentar kira-kira 3 menit, kemudian petugas tersebut mencari info pencairan western union atas nama saya dengan menggunakan MTCN tersebut pada komputernya. Dia kemudian mencetak slip pencairan dan meminta saya menandatanganinya. Hore $100,38 sudah cair menjadi Rp. 839.000,-. Jumlahnya memang kecil dan sangat kecil bila mengingat kurs saat ini mencapai diatas Rp. 8600 per dollar.

Rupanya setelah saya tanya mereka yang memiliki pengalaman di bidang transfer uang ke luar negeri. Western Union memang dikenal memiliki rate khusus yang cenderung semena-mena dalam artian sangat menguntungkan mereka.

Tetapi tidak apa-apa dibanding harus terkena biaya pencairan cek ke luar negeri yang kadang mencapai $25 .. ..

Kalau kamu ada pengalaman maupun pertanyaan seputar western union, bagi saja disini. Ayo kita bantu sesama blogger dan bareng-bareng menjadi pahlawan devisa untuk negara kita ini!

Mengirim Uang ke Indonesia

Tidak ada komentar:
"Bagaimana cara mengirim uang ke Indonesia?"

Sebetulnya ada banyak sekali cara untuk mengirim uang ke Indonesia. Bila saat ini kamu menjadi TKI atau Ex-Patriat yang bekerja di luar negeri jangan kawatir ada banyak sekali cara untuk mengirim uang kepada keluarga di rumah.

Sebetulnya perbankan di Indonesia sudah banyak yang bekerja sama dengan Bank Luar negri untuk layanan ini. Namun kali ini yang ingin saya bahas tentang Western Union saja ya.

Rasanya masih banyak yang mengirim uang dan menerima uang dari Western Union di kampung.

Layanan ini termasuk yang diandalkan oleh TKI dan Ex-Patriat karena memang memberikan layanan real time online dan bisa di cairkan di seluruh agen western union seperti Kantor Pos. Dulu sih ada Indomaret dan BRI, tetapi sekarang saya sendiri mencairkannya selalu di Kantor Pos.


Cara mentransfer Uang melalui Western Union

Untuk mengirim uang dari luar negeri, kita hanya perlu mendatangi perwakilan western union terdekat di tempat tinggal kita.Setibanya disana informasikan kepada Customer Service atau petugas lain bahwa anda akan mengirimkan uang.

Setelah itu Petugas Western Union akan meminta kita untuk mengisi form pengiriman uang. Isilah sesuai data sebenarnya pada form tersebut.Yang perlu diperhatikan disini adalah nama dan alamat penerima harus benar. Pada saat pencairan western union, penerima harus bisa menunjukkan Identitas diri (SIM / KTP) yang menunjukkan bahwa mereka lah yang berhak menerima uang kiriman dari luar negeri.

Petugas Western Union mungkin akan meminjam Kartu Pengenal seperti KTP ataupun SIM si pengirim untuk dicocokkan dan sebagai dokumen sumber bila ada kendala dalam pengiriman uang, uang tersebut dapat dikembalikan kepada si pengirim.

Setelah itu anda akan diminta untuk membayar sejumlah uang sesuai dengan nominal transfer. 

Setelah membayar, western union akan memberikan nomor PIN untuk pencairan dengan istilah MTCN (Money Transfer Control Number).

Setelah mendapatkan nomor MTCN, informasikan kepada Penerima di Indonesia untuk mengambil uang di Kantor Pos dengan membawa KTP / SIM serta nomor MTCN. Ingat, jangan berikan nomor MTCN kepada orang lain atau menitipkan pencairan tersebut kepada orang lain. Hal ini dikawatirkan akan disalah gunakan oleh orang lain.

Bila perlu cairkan sendiri pengiriman uang Western Union, mintalah bantuan saudara untuk mengantar ke Kantor Pos.

Saya akan mengupdate artikel ini dengan transfer uang dari luar negeri ke Indonesia menggunakan fasilitas Bank di kemudian hari, jangan lupa bookmark atau tuliskan di kotak komentar bila ingin bertanya.

Membuat Account Google

Tidak ada komentar:



Menyambung rencana penulis yang ingin membagi pengalaman tentang cara mendapatkan uang Google AdSense, kali ini penulis ingin membahas mengenai langkah pertama yaitu membuat account Google


Membuat account Google

Cara membuat account google sangatlah mudah. Rekan pembaca bisa membuka alamat "http://google.co.id" pada toolbar navigasi lalu klik enter. Bila berhasil maka pada layar komputer akan tampil halaman awal Google Indonesia dengan gambar di pojok kanan atas seperti dibawah ini :


Daftar Google Adsense

Untuk mendaftar, kita bisa meng-klik tombol "masuk" pada kanan atas. Tombol tersebut akan membawa rekan pembaca ke halaman account.google dimana pembaca bisa memasukkan email google beserta passwordnya atau juga bisa mendaftar account google bila memang kita belum memiliki account google.


Selanjutnya klik tombol daftar untuk mendaftar dan memiliki account google.





Setelah rekan pembaca meng-klik tombol tersebut, akan muncul halaman registrasi untuk mendaftar account google dengan bentuk form yang harus diisi sebagai berikut :

 

Isikan nama depan, nama belakang sesuai dengan nama sebenarnya. Nama ini akan digunakan untuk pembayaran Google AdSense via Western Union. Pembayaran Google AdSense melalui Western Union dapat dilakukan di rekanan Western Union seperti Kantor Pos, Bank BRI dsb.

Karena rekanan Western Union biasanya meminta copy KTP sebagai arsip mereka, akan lebih baik bila nama depan dan nama belakang yang diisi pada account Google tersebut sama dengan nama yang ada di KTP.




Isikan Nomor Telepon dan alamat email yang dimilki oleh rekan pembaca saat ini. Kedua informasi tersebut sebaiknya diisi dengan data sebenarnya agar ketika kita lupa password, maka Google dapat memberikan alternatif pemulihan password melalui email atau nomor telepon.

Setelah anda selesai dengan halaman ini, jangan lupa centang persetujuan  yang ada dan klik tombol "langkah selanjutnya"




Verifikasi akun Anda

 


Pada halaman ini anda diminta untuk memasukkan metode verifikasi melalui nomor hanphone yang sudah dimasukkan sebelumnya. Bisa melalui pesan sms atau panggilan suara. Untuk mempercepat proses pembuatan Account Google penulis sarankan memilih verfikasi melalui pesan sms / tex.

Setelah itu klik kembali tombol "kirim kode verifikasi"





Langkah berikutnya adalah memasukkan kode verifikasi yang telah dikirim oleh Goole ke dalam kotak konfirmasi diatas. Setelah itu klik tombol "verifikasi" .

Mudah sekali bukan cara mendaftar account google? Bila masih ada pertanyaan maupun saran, silahkan untuk mengisi kotak komentar. Kami akan membalas sesegera mungkin.














Yang Perlu Disiapkan Untuk Membuat Program Android

1 komentar:

Google Adsense memang sangat menarik bagi semua orang terutama yang sudah menerima gaji bulanan dari Google entah melalui western union atau wired transfer. Selain publisher ternyata developer games juga dapat memanfaatkan layanan Google AdSense untuk mencari uang di Internet.

Salah satunya adalah dengan pemrograman Android. Penulis kali ini hanya akan membahas apa saja yang perlu disiapkan untuk membuat program di HP Android.

Android Studio

Kalau jaman dahulu ketika penulis belajar pemrograman android, istilahnya adalah ADT (Android Developer Tools), kali ini ketika bertanya ke google dengan keyword android development, di re direct ke program lain yang dinamakan Android Studio. Filenya cukup gede sekitar 900 MB, dengan menggunakan akses wifi@id, penulis perlu waktu 4 jam untuk mendownload.


Java Development Kit (JDK)

Berhubung android berjalan dengan bahasa java, maka JKD sangat perlu untuk diinstal. Yang diperlukan Android Studio adalah JDK versi 7 keatas. Penulis kali ini menggunakan JDK v7 untuk Windows x64. Ukuran file tidak terlalu gede hanya sekitar 130MB.

Setelah semua file terunduh, pembaca bisa mulai belajar pemrograman android dengan mudah. Ikuti terus ulasan pusat informasi untuk step pertama belajar ya.

Google Adsense : Catatan #1

Tidak ada komentar:




Hi pembaca pusat informasi, setelah baru bulan kemarin menerima pembayaran pertama dari Google Adsense, saya membuka lagi arsip-arsip lama mengenai Google Adsense.

Saya membuka karir saya di dunia Google AdSense pada tanggal 04 Juni 2008. Dan pembayar pertama saya adalah 24 Agustus 2011. Ternyata sudah tiga tahun lebih saya bergandengan dengan google AdSense dan baru mendapat pembayaran.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dapat dipelajari dari pengalaman saya adalah :

1. Let The Time Answer
2. Trust The Big Company Only
3. Thrusworty is a Need
4. Stay Anonym

Ok kita bahas satu-satu ya kata-kata tersebut dan alasan dibalik kenapa saya menggunakan bahasa inggris bukan bahasa Indonesia yang kita banggakan.

Let the time answer

Biarkan waktu yang menjawab, begitu kira-kira kalau diartikan dalam bahasa Indonesia. Ketika saya pertama membuat account Google AdSense, memang satu tantangan yang paling berat adalah ketidakyakinan keluarga terutama istri bahwa Internet benar-benar bisa menghasilkan uang!

Namun demikian bila kita yakin maka terjawab juga oleh waktu bahwa si Google benar-benar membayar melalui Western Union sesuai dengan bentuk pembayaran yang saya pilih.

Trust The Big Company Only

Ada banyak sekali pelaku penipuan di luar sana. Mereka bisa saja mengajak kerja sama untuk menayangkan iklan dan membayar kita bila mencapai minimum pay out. Oleh karena itulah kita harus selektif dalam memilih partner periklanan kita.

Google AdSense merupakan salah satu pengiklan terpercaya karena tidak mungkin perusahaan sebesar Google menodai namanya dengan tidak memberikan pembayaran kepada kita selaku publisher.

Thrusworty is a Need

Kepercayaan itu penting dan harus dijaga. Dalam dunia pay per click salah satu hal penting yang harus dijaga adalah tidak melakukan klik pada iklan sendiri. Bila kita melakukannya maka Google bisa saja menghentikan kerja samanya dan kita tidak lagi memperoleh bayaran darinya.

Stay Anonym

Melanjutkan beberapa poin sebelumnya, ada satu hal yang mungkin dapat dipertimbangkan oleh para publisher iklan yaitu tetaplah terselubung. Saya sendiri tidak ingin orang tahu situs apa yang saya gunakan untuk mendapatkan uang dari Google.
Ini perlu dengan maksud bila ada orang tertentu di luar sana yang bermaksud jahat, dia tidak akan bisa melakukan klik iklan yang sangat banyak yang membuka peluang agar kita di banned oleh Google.

Modus Pembobolan ATM

4 komentar:

Hi pembaca pusat informasi, kami yakin anda pasti mendengar tentang berita pembobolan ATM di Bali beberapa waktu lalu. Di beberapa media cetak dan elektronik sebetulnya banyak sekali yang sudah membahas mengenai masalah ini, namun demikian tidak ketinggalan pusat informasi juga ingin membahas beberapa cara dan modus pembobolan ATM yang bisa dilakukan.

Secara garis besar pembobolan rekening (saya bahas rekening bank saja ya bukan hanya ATM) dapat dilakukan oleh carder sebagai berikut :

1. Kloning kartu ATM
2. Penipuan
3. Hack dan Crack Security Bank

Kami akan mebahas satu persatu mengenai masalah ini, anda mungkin ingin membacanya dengan lengkap.

1. Membobol Rekening dengan Kloning Kartu ATM

Setidaknya saya membaca beberapa situs di Internet menyebutkan bahwa alat untuk mengkloning ATM dapat dibeli secara lengkap di Internet dengan harga $1500 . Harga ini sudah termasuk skimming/tapping device, spycam hingga ATM kosong yang siap diisi dengan data kartu ATM lain.

Dalam waktu beberapa hari setelah pembayaran, skimming device ini dapat diterima oleh pembeli. Beberapa sumber juga mengatakan alat ini dijual secara bebas dan dapat dibeli di Jakarta / Tangerang. Penggunaan utama dari alat ini dalam pasar sebetulnya adalah untuk membuat sebuah kartu langganan / akses card bagi perusahaan.

Pada kasus pembobolan ATM skimming device biasa dipasang pada tempat memasukkan kartu seperti gambar berikut :



sumber : http://i.imgur.com/R2kroRA.jpg



sumber : http://bna-art.s3.amazonaws.com/www.bootsnall.com/articles/wp-content/uploads/2010/03/atmskimmer1.jpg




sumber : http://media.vivanews.com/thumbs2/2010/01/21/83869_boks_kamera_pengintai_pin_di_atm_300_225.jpg

Dalam modus pembobolan ATM, skimmer digunakan untuk menangkap data kartu ATM nasabah. Alat ini kemudian dapat dilepas untuk digantikan dengan alat skimmer yang kedua. Skimmer device pertama ini kemudian dihubungkan ke komputer untuk mendownload data kartu ATM yang berhasil terekam untuk kemudian digandakan ke kartu ATM kosong.

Baiklah duplikat kartu ATM sudah didapatkan, yang diperlukan kemudian hanyalah PIN (Personal Identification Number) dari korban. Cara-cara untuk mendapatkan PIN diantaranya adalah dengan menggunakan spycam atau memodifikasi keypad pin ATM. Jelas bila menggunakan spycam maka pelaku pembobol ATM harus merekam saat dimana korban memasukkan nomor PIN.

Anda bisa saja mengatasi hal ini dengan cara menutupi tangan ketika memasukkan PIN dan harusnya cara ini berhasil. Namun demikian ada juga cara lain untuk mendapatkan PIN yaitu dengan memodifikasi keypad/tombol dari ATM itu sendiri. Pusat informasi tidak memiliki gambar mengenai modifikasi keypad ini namun cara kerja alat ini sama seperti keylogger yang digunakan untuk mencuri userid dan password di komputer.

Keypad dapat dimodifikasi dengan memberikan panel tambahan ke atas keypad asli. Keypad tambahan ini berguna untuk merekam seluruh angka, namun demikian karena diletakkan pada keypad asli, seluruh transaksi ATM dapat dilakukan tanpa halangan. Kami sendiri berpendapat karena keypad tambahan diletakkan ke keypad asli, ada kemungkinan keypad pada mesin ATM yang telah dimodifikasi tentunya lebih tebal (menonjol).

Baiklah pelaku sudah memiliki duplikasi kartu dan nomor PIN, setelah itu apa? Kalau saya yang jadi penjahatnya tidak saya tarik terlebih dahulu dananya. Dikumpulkan saja hingga banyak sehingga bisa dilakukan transaksi yang sangat sulit dan membingungkan agar tidak terlacak.

Dalam pikiran liar saya, saya bisa saja melakukan pembobolan ATM dengan cara mentransfer dana korban A ke korban B. Dari korban B ke korban C, kemudian dari korban C bisa dilakukan pembelian barang secara online atau bahkan mengisi rekening online seperti PayPal, AlertPay, Payoneer dsb. Tentunya rekening online tersebut juga menggunakan identitas palsu. Setelah itu baru dilakukan pencairan/transfer ke rekening online asli (identitas pelaku sebenarnya) via Western Union, Cheque tentunya dalam variasi mata uang tertentu yang sulit dilacak.

Eh tetapi saya bukan pelaku pembobol ATM lho, Cuma berpikir saja seandainya saya menjadi penjahatnya ^_^. Bukankah untuk menjadi polisi kita harus lebih pintar dari pencuri?

2. Penipuan

Penipuan yang kami maksudkan disini sangatlah luas. Mulai dari merayu korban untuk melakukan transfer uang dengan cara undian berhadiah (melalui sms, bilyet giro palsu (cek dan giro), email nigeria scam dsb. Gunakan search engine untuk membaca mengenai hal ini, karena di artikel ini kami tidak membahas terlalu lengkap mengenai Nigerian scam.

Penipuan lain yang mungkin dilakukan terkait dengan pembobolan ATM adalah dengan cara memasang “sesuatu” (kami bilang sesuatu agar anda berpikir sendiri disini) dengan tujuan kartu ATM korban tidak dapat diambil entah tersangkut, tertelan dsb. Korban yang panik biasanya langsung menghubugi hotline/call center bank yang terdapat di ATM (yang tentunya sudah dimodifikasi pula). Tepat sekali pelaku memberikan nomor khusus yang merupakan jaringan pembobol bank dengan dalih meminta nomor PIN.

Terbayang tidak kalau ternyata kartu tersebut bisa “diakali mengambilnya dengan cara tertentu” (bisa dengan menduplikasi kunci ATM ß emang ada orang dalam??) atau dengan cara mencukit/mencongkel paksa ATM tersebut. Kartu ATM sudah di tangan, PIN juga sudah ditangan walaupun agak konservatif

3. Hack dan Crack Security Bank

Modus/cara pembobolan ATM yang ketiga ini mungkin tidak terbayang sebelumnya dan sangat dibutuhkan keahlian khusus. Anda mungkin pernah mendengar hacker/cracker dapat menembus jaringan keamanan sebuah perusahaan? Ini juga bisa terjadi di Bank, walaupun relatif sulit untuk membobol tentunya pasti ada celah untuk melakukan serangan dan mencuri data rahasia pada datbase Kartu ATM dan Kartu Kredit untuk mendapatkan data kartu ATM, nomor PIN, nomor kartu kredit beserta tiga nomor sakti yang ada dibelakang kartu ATM maupun kartu kredit.

Menembus kemanan sebuah bank tentunya sangatlah sulit mengingat ada berlapis kemanan didalamnya, namun demikian anda tidak perlu masuk ke dalam lautan untuk mencari ikan, anda bisa saja memodifikasi tempat ikan yang digunakan nelayan untuk mencuri ikan.

Internet Banking adalah poin saya yang ada pada artikel ini. Berbeda dengan pembobolan ATM yang harus mencuri PIN dan menduplikasi kartu ATM, dengan internet banking kita dapat membobol rekening tanpa bersusah payah. Yang diperlukan hanyalah userid dan password bukan?

Keylogger dapat digunakan pada komputer umum yang ada di warnet, stasiun, bandara ataupun di kantor sekalipun. Keylogger berguna untuk mencatat seluruh karakter yang dimasukkan pada PC termasuk userid dan password. Cara lain untuk membobol rekening Bank adalah dengan menggunakan situs palsu (teknik phising)

Situs palsu biasanya dikirimkan melalui email ataupun media social seperti facebook, twitter, myspace, friendster dsb. Dengan alasan tertentu seperti iming-iming hadiah, cara meningkatkan keamanan, masalah dengan userid Internet Banking dll pelaku mendorong korban untuk mengklik link yang terdapat pada email. Walaupun pada email tertulis www.klikbca.com (coba anda klik link di kiri, saya tidak akan mengarahkan ke situs klikbca namun ke situs saya sendiri).

Terbayang tidak bila saya membuat situs lain yang sangat mirip dengan klikbca, mandiri internet banking, BNI e-banking ataupun Internet Banking BRI. Bisa-bisa nasabah akan memasukkan userid dan password ke situs saya. Bila ini terjadi tentunya dengan leluasa pelaku bisa melakukan transaksi internet banking kapanpun dan bagaimanapun dia mau. (termasuk cara paling liar dalam pembobolan ATM pada artikel saya yang pertama).

Baiklah tulisan diatas merupakan berbagai gambaran cara-cara yang mungkin dilakukan pelaku untuk membobol rekening bank termasuk melakukan pembobolan ATM. Saya akan menulis tentang cara menanggulanginya lain waktu, namun seperti rumus polisi yang sudah pintar tadi, kami harap pembaca sudah mengetahui sendiri apa yang harus dilakukan untuk menghindari pembobolan ATM dan pembobolan rekening bank yang lain.

Nasihat bijak yang dapat dilakukan untuk menghindari pembobolan rekening/pembobolan ATM ini adalah “Jangan menyimpan seluruh telur dalam satu keranjang”